Tanah Longsor Di Jazirah Arab

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Setidaknya sebanyak 274 kabupaten dan kota di Indonesia berada di daerah bahaya longsor. Selain itu sebanyak 40,9 juta jiwa terancam bencana longsor. Kasus paling mematikan yang pernah tercatat di Indonesia adalah longsor Pasirjambu, Bandung, Jawa Barat pada tahun 2010. Longsor ini menimbun 50 rumah bedeng milik buruh, longsor juga menimbun satu pabrik pengolahan teh, satu gedung olahraga, satu koperasi karyawan, satu puskesmas pembantu, dan satu masjid. Jumlah korban jiwa akibat longsor berjumlah 45 orang.

Kota Yanbu (Arab Saudi). Tanah longsor dianggap fenomena alam biasa di Indonesia, tetapi tidak di jazirah Arab. (Wikimedia)
Tanah longsor adalah gerakan massa material, seperti batu, tanah atau puing, menuruni lereng bukit atau tebing. Fenomena ini dapat terjadi secara tiba-tiba atau bergerak perlahan dalam periode waktu yang lama. Menurut jenis pergerakannya, tanah longsor dapat diklasifikasikan dalam empat jenis meliputi fall, topple, slide dan flow. Tanah longsor dapat digolongkan sebagai salah satu dari gerakan-gerakan tersebut atau, lebih umum, dapat merupakan campuran dari beberapa gerakan.

Bencana alam ini dapat terjadi karena kekuatan material melemah. Hal tersebut mengurangi kekuatan 'lem' yang menyatukan butiran batu atau tanah secara bersamaan. Karena terletak di lereng, batu-batu itu tidak lagi cukup kuat untuk menahan gaya gravitasi yang menekan di atasnya.

Allah SWT berfirman sebagai berikut:

Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang? [Surat Al-Mulk Ayat 16]

Di dalam tafsir al-Baghawi disebutkan bahwa Allah SWT menggerakkan bumi ketika erosi sudah sampai ke dasar. Tanah longsor adalah proses geologis di mana gravitasi menyebabkan batu, tanah, material buatan atau kombinasi ketiganya bergerak menuruni lereng. Beberapa hal dapat memicu tanah longsor seperti erosi tanah dan gempa bumi.

Goncangan tanah yang disebabkan oleh gempa bumi dapat mengacaukan lereng secara langsung (misalnya dengan mendorong pencairan tanah), atau melemahkan material dan menyebabkan retakan yang pada akhirnya akan menghasilkan tanah longsor.

Pada tahun 2009, terjadi gempa bumi di wilayah Arab Saudi sebelah barat. Gempa dengan kekuatan 5,7 mwb tersebut berada pada kedalaman 5 km. Setidaknya tujuh orang terluka di kota Madinah. Selain Madinah, gempa terasa di Al `Ula, Al Wajh, Umm Lajj dan Yanbu` al Bahr. Beberapa retakan tanah besar dan tanah longsor terjadi di kota Madinah akibat dampak dari gempa tersebut. Fenomena ini merupakan yang pertama kali terjadi di jazirah Arab sepanjang sejarah.

Pada tahun 2017, fenomena serupa terulang kembali di Madinah. Warga distrik Al-Azhari di Madinah mengeluh tentang lubang dalam yang diakibatkan oleh tanah longsor. Mereka mendesak pihak berwenang untuk mengambil langkah-langkah segera untuk mengisi lubang pada tanah guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain jazirah Arab, tanah longsor juga terjadi di wilayah barat seperti Mesir, Aljazair, Maroko dan Ethiopia. Tanah longsor juga sudah terjadi di wilayah timur jazirah Arab seperti Iran, Afghanistan, Pakistan Bangladesh dan Malaysia. Di wilayah seperti Indonesia, bencana tanah longsor dianggap sebagai fenomena alam biasa yang sering terjadi.

Hudhaifa b. Usaid meriwayatkan sebagai berikut:

Rasulullah (ﷺ) berada di sebuah bangunan bertingkat dan kami berada di bawahnya. Beliau (turun) perlahan-lahan mendekat dan berkata kepada kami: Apa yang kalian bicarakan? Kami berkata: (Kami sedang mendiskusikan tentang Akhir Zaman). Kemudian beliau bersabda: Hari Kiamat tidak akan datang sampai sepuluh tanda muncul: tanah longsor di timur, tanah longsor di barat, dan tanah longsor di semenanjung Arabia, asap, Dajjal, binatang buas bumi (beast), Gog dan Magog, terbitnya matahari dari barat dan api yang akan memancar dari bagian bawah Adan. Shu'ba mengatakan bahwa 'Abd al-'Aziz Ibn Rufai 'meriwayatkan tentang otoritas Abu Tufail yang menyandarkan pada otoritas Abu Sariha tentang sebuah hadits seperti ini bahwa Rasulullah (ﷺ) tidak menyebutkan (tanda kesepuluh) tetapi beliau mengatakan bahwa yang kesepuluh adalah turunnya Isa putra Maryam (as). Tetapi dalam versi lain (dikatakan bahwa yang kesepuluh) adalah tiupan angin kencang yang akan mendorong manusia ke laut. (Sahih Muslim, Book 41, Hadith 6932)

Simulasi komputer berupa tanah longsor di California tahun 1997. (Wikimedia)
Selain gempa bumi, beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan kerentanan lereng terhadap bencana tanah longsor meliputi: pertama adalah air (curah hujan atau pergerakan laut). Kedua adalah proses erosi, seperti erosi pantai dan erosi sungai. Ketiga adalah kecuraman lereng. Keempat adalah jenis batuan, terdiri dari batu lunak seperti batu lumpur atau batu keras seperti batu kapur.

Kelima adalah susunan lapisan batuan. Keenam adalah proses pelapukan yang mengurangi lengket (kohesi) antara butiran batuan. Ketujuh adalah kurangnya vegetasi yang akan membantu mengikat materi bersama. Kedelapan adalah banjir. Kesembilan adalah aktivitas gunung berapi. Kesepuluh adalah aktivitas manusia - penambangan, pergerakan lalu lintas harian atau urbanisasi yang mengubah pola drainase air permukaan. Wallaahu a’lam bishawaab.

Sumber:

BBC - Bencana longsor: 'Tidak ada alasan pemda dan masyarakat tidak tahu daerah rawan longsor'.

British Geological Survey - Landslides.

King Saud University - Tafsir Al-Baghawi.

Scientific American - Sliding Science: How Are Landslides Caused?

Saudi Gazette - Crack near Well Othman in Madinah puts lives in danger.

Sunnah - Sahih Muslim.

USGS - M 5.7 - western Saudi Arabia.

Wikipedia - Longsor Tenjolaya 2010.

Matahari Terbit Dari Arah Barat

Penggunaan istilah matahari terbit dan matahari terbenam merupakan cara kita memandang langit dari bumi. Matahari seperti kita ketahui terbit dari arah timur dan terbenam ke arah barat. Hal itu terjadi karena Bumi melakukan rotasi ke arah timur.

Ilustrasi Matahari terbit dari arah timur. (Pixabay)
Enam planet tata surya meliputi Merkurius, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Neptunus; melakukan rotasi ke arah timur. Jika enam planet tersebut dilihat dari atas,  mereka melakukan rotasi berlawanan arah jarum jam (rotasi prograde). Adapun Venus dan Uranus melakukan rotasi ke arah barat. Jika dua planet tersebut dilihat dari atas, mereka melakukan rotasi searah jarum jam (rotasi retrograde). Di planet Venus, matahari terbit dari barat dan terbenam di timur sebagai konsekuensi rotasi retrograde. Karena itu, jika rotasi bumi sama seperti rotasi Venus maka matahari akan terbit dari arah barat. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, Apa yang memungkinkan peristiwa seperti itu bisa terjadi?

Menurut penelitian, peristiwa kosmis seperti dampak asteroid mampu menghentikan Bumi dari melakukan rotasi dan kemudian mengaturnya berputar ke arah sebaliknya. Artinya, hantaman asteroid menjadikan Bumi terhenti melakukan rotasi ke arah timur, kemudian menjadikannya melakukan rotasi ke arah barat. Sebagai akibatnya, kita akan melihat matahari terbit dari arah barat.

Al-Qur'an menjelaskan sebagai berikut:

Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: "Tunggulah olehmu sesungguhnya Kamipun menunggu (pula)". [Surat Al-An'am Ayat 158]

Tafsir Ibn Abbas, tafsir Ibn Kathir serta tafsir Jalalayn memaknai "Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu" sebagai hari ketika terbitnya matahari dari ufuk barat.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra.

“Saya mendengar Rasulullah (ﷺ) bersabda:‘ Hari kiamat tidak akan dimulai sampai matahari terbit dari barat (yaitu tempat terbitnya). Ketika terbit, orang-orang akan melihatnya, dan semua orang di (bumi) akan beriman. Tetapi peristiwa itu akan terjadi ketika iman tidak bermanfaat pada siapa pun yang tidak beriman sebelumnya. '” (Sunan Ibn Majah, Vol. 5, Book 36, Hadith 4068)

Meskipun masalah waktu masih menjadi perdebatan, para peneliti sebagian besar sepakat bahwa tumbukan asteroid di masa mendatang adalah sebuah keniscayaan. Berdasarkan prediksi ilmiah, Asteroid 99942 Apophis menunjukkan kemungkinan hingga 2,7 persen akan menghantam Bumi pada tahun 2029. Rata-rata, satu asteroid seukuran Apophis (370 meter) dapat menghantam Bumi setiap 80.000 tahun.

Bumi melakukan rotasi ke arah timur. Jika dilihat dari atas maka berputar berlawanan dengan arah jarum jam. (Wikimedia)
Selain Apophis, ancaman terhadap keselamatan umat manusia datang dari asteroid Bennu. NASA bahkan berada dalam siaga penuh untuk mengantisipasi peristiwa itu. Benda langit tersebut diperkirakan berdiameter sekitar 500 meter. Asteroid sebesar itu lebih tinggi dari Empire State Building dan Menara Eiffel.

Diperkirakan bahwa asteroid Bennu akan menghantam bumi pada tahun 2135. kemungkinan Bennu menghantam bumi hanya 0,037 persen. Tetapi meskipun risiko tabrakan rendah, para astronom telah memperingatkan bahwa asteroid seukuran Bennu dapat menciptakan petaka di Bumi, jauh lebih besar dibandingkan dampak nuklir paling dahsyat yang pernah disaksikan dalam sejarah umat manusia. Jika menghantam bumi, energi yang dilepaskan oleh asteroid itu setara dengan 1.450 megaton TNT. Sebagai perbandingan, senjata nuklir paling kuat yang pernah diledakkan, Tsar Bomba Rusia, memiliki kekuatan "hanya" 50 megaton. Wallaahu a’lam bishawaab.

Sumber:

EOS - Reversing Earth’s Spin Moves Deserts, Reshapes Ocean Currents.

Express - NASA Asteroid Bennu path: When will the asteroid hazard hit Earth?

Quranx - Tafsir Ibn Abbas, Tafsir Ibn Kathir dan Tafsir Jalalayn.

Sunnah - Sunan Ibn Majah.

Misteri Mengenai Keberadaan Naga Di Bumi

Salah satu peninggalan budaya dari orang-orang pada zaman kuno adalah adanya makhluk legendaris atau mitologis. Definisi makhluk mitologis adalah hewan fiktif, imajiner, dan supernatural, yang keberadaannya belum atau tidak dapat dibuktikan. Selain itu, makhluk mitologis belum atau tidak dapat dijelaskan baik dalam cerita rakyat atau dalam catatan sejarah. Beberapa makhluk legendaris memiliki asal mula dalam mitologi tradisional dan diyakini sebagai makhluk nyata, misalnya adalah naga.

Lukisan yang menggambarkan Bahram Gūr membunuh seekor naga. Bahram Gūr (406-438 AD) adalah raja dari dinasti Sasaniyah. (Picryl)
Dalam berbagai peradaban, naga dikenal dengan nama dragon (Inggris), draken (Skandinavia) dan Liong (Tiongkok). Naga merupakan monster legendaris yang biasanya digambarkan sebagai kadal besar, bersayap kelelawar, kadang dapat menyemburkan api. Sering juga digambarkan sebagai ular dengan ekor berduri. Habitatnya berada di seluruh ruang (air, darat, udara). Meskipun penggambaran wujudnya berbeda-beda, namun secara umum spesifikasi makhluk tersebut digambarkan sebagai makhluk sakti.

Beberapa peradaban menjadikan naga terbatas pada sistem kepercayaan. Dalam puisi bangsa Sumeria, raja-raja besar sering dibandingkan dengan ušumgal, monster raksasa dalam wujud naga. Selain ušumgal, terdapat makhluk yang dikenal dalam bahasa Akkadia sebagai mušḫuššu. Makhluk ini digunakan sebagai simbol untuk dewa-dewa tertentu dan juga sebagai lambang pelindung secara umum. Menurut mitologi Mesir, Apep adalah naga raksasa yang tinggal di Duat, Dunia Bawah Mesir. Adapun menurut naskah Mahabharata (India) dikisahkan bahwa para naga merupakan anak-anak Resi Kasyapa berjumlah seribu dari perkawinannya dengan Dewi Kadru. Nama-nama mereka yang terkenal antara lain Sesa, Taksaka, Vāsuki, Karkotaka, Korawya, dan Dritarastra.

Walaupun demikian, beberapa literatur sejarah menunjukkan bahwa naga benar-benar ada di bumi. Menurut koleksi buku karya Claudius Aelianus yang berjudul On Animals, Ethiopia pada zaman dahulu dihuni oleh spesies naga yang memburu gajah dan bisa tumbuh hingga panjang 180 kaki (55 meter). Naga tersebut dikatakan memiliki usia hidup yang lebih lama dibanding hewan apapun yang ada di bumi. Claudius Aelianus (175 - 235 AD) adalah seorang penulis dan guru retorika Romawi yang hidup pada zaman kaisar Septimius Severus. Karya-karyanya sangat berharga sekaligus menawarkan pandangan tak terduga ke dalam pandangan dunia Yunani-Romawi.

Keberadaan naga dalam khazanah keilmuan Islam terdapat dalam kitab ʿAjā'ib al-makhlūqāt wa gharā'ib al-mawjūdāt (Bahasa Arab: عجائب المخلوقات وغرائب الموجودات, artinya keajaiban makhluk-makhluk dan benda-benda aneh yang ada). Kitab tersebut ditulis dalam bahasa Arab oleh Zakariya al-Qazwini (1203–1283 Masehi) dan merupakan karya penting dalam kosakata al-Quran.

Al-Qur'an sendiri memberi petunjuk mengenai kemungkinan adanya makhluk hidup di bumi yang masih misterius:

Dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya. [Surat An-Nahl Ayat 8]

Tafsir Jalalayn memaknai "menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya" sebagai hal-hal luar biasa dan aneh. Menurut keterangan dari tafsir Qurtubi, hal-hal luar biasa dan aneh misalnya seperti serangga dan panda di dasar bumi dan laut, yang tidak terlihat oleh manusia dan belum pernah mendengarnya. Keterangan tersebut hanya sebagai contoh, mengingat panda hanya hidup di beberapa pegunungan di Cina tengah. Jazirah Arab sendiri pada zaman dahulu adalah habitat bagi makhluk seperti singa dan naga hitam. Keberadaan dua makhluk buas tersebut sudah tidak dapat kita temukan lagi pada zaman sekarang.

Ibnu Umar (ra) meriwayatkan sebagai berikut:

Setiap kali Rasulullah (ﷺ) berangkat dalam sebuah perjalanan, beliau akan berkata pada malam hari: "Ya ardu, Rabi wa Rabbuk-illahu, a'udhu billahi min sharriki wa sharri ma fiki, wa sharri ma khuliqa fiki, wa sharri ma yadibbu 'alaiki; a'udhu billahi min sharri asadin wa aswadin, wa minal-hayyati wal-'aqrabi, wa min sakinil-baladi, wa min walidin wa ma walad [Wahai tanah, Rubb saya dan Rubb Anda adalah Allah, saya mencari perlindungan di dalam Dia dari kejahatan Anda, kejahatan dari apa yang Anda miliki, kejahatan dari apa yang telah dibuat dalam diri Anda, dan kejahatan dari apa yang berjalan di atas Anda. Saya mencari perlindungan kepada Allah dari singa, naga hitam, kalajengking dan dari penduduk setempat, dan dari orang tua (yaitu, Setan) dan keturunannya yang mendiami pemukiman (yaitu, pembantu dari antara iblis)]. " (Riyad as-Salihin, Book 8, Hadith 983)

Pada tahun 2016, sebuah dokumentasi menunjukkan adanya makhluk terbang misterius yang sangat mirip dengan naga. Makhluk aneh tersebut terekam di wilayah Cina dan Amerika Serikat.


Secara ilmiah, terdapat dua aspek yang menunjukkan bahwa naga mampu untuk terbang. Aspek pertama adalah sayap. Berdasarkan simulasi, naga mampu terbang secara optimal dengan sayap pendek dan lebar dibandingkan dengan ukuran tubuhnya untuk kemampuan manuver yang lebih baik di lingkungan hutan. Mereka juga memiliki ekor yang lebih panjang untuk mengimbangi kemampuan terbang pada sayap. Aspek kedua adalah ukuran. Ukuran naga sebanding dengan ukuran dinosaurus besar, dan kemungkinan naga itu akan berevolusi dengan mekanisme serupa untuk meringankan massa tubuhnya. Burung mengurangi berat dengan menjadikan tubuh mereka penuh dengan ruang udara yang terhubung ke paru-paru, beberapa di antaranya bahkan meluas ke tulang. Dinosaurus dibangun dengan cara yang sama. Ada penelitian yang mengungkap bahwa konstruksi paru-paru yang terhubung ke sistem kantung udara yang membentang di seluruh anatomi hewan, ditemukan sangat umum pada reptil seperti buaya. Menurut peneliti, naga mungkin 'melayang' seperti balon dan tidak terikat oleh aerodinamika.

Sosok naga di dunia barat digambarkan sebagai monster, cenderung merusak dan bersekutu dengan kekuatan gelap. Dicitrakan sebagai makhluk antagonis yang seharusnya dihancurkan. Seseorang bisa mendapat gelar pahlawan atau ksatria dengan membunuh naga. Dengan kata lain, naga adalah ancaman bagi manusia.

Tubero dalam Histories-nya mencatat tentang adanya naga dalam perang Punisia pertama (perang antara Romawi melawan Kartago pada 264 hingga 241 SM). Pada saat itu Romawi dipimpin oleh panglima Atilius Regulus. Ketika sedang berkemah di sungai Bagradas di Afrika, pasukan Romawi bertemu dan bertempur habis-habisan dengan seekor naga yang memiliki ukuran luar biasa. Makhluk tersebut memiliki sarang tidak jauh dari wilayah pertempuran. Pergulatan hebat terjadi dengan seluruh pasukan menyerang untuk waktu yang lama. Mereka akhirnya dapat mengalahkan naga dengan menggunakan artileri berat seperti ballista dan catapult. Setelah terbunuh, pasukan Romawi mengambil kulit naga itu lalu dikirim ke Roma. Diperkirakan bahwa makhluk tersebut memiliki panjang 36,5 meter. Menurut catatan sejarah, Atilius Regulus membawa 15.500 pasukan saat berangkat dari Roma menuju wilayah Kartago.

Berbeda dengan barat, Naga versi Tionghoa dianggap sebagai simbol kekuatan alam, khususnya angin topan. Pada umumnya makhluk ini dianggap memiliki sifat yang baik selama ia selalu dihormati. Naga dianggap sebagai penjelmaan roh orang suci yang belum bisa masuk surga. Biasanya roh orang suci menjelma dalam bentuk naga kecil dan menyusup ke dalam bumi untuk menjalani tidur dalam waktu lama. Setelah tubuhnya membesar, ia bangun dan terbang menuju surga. Naga juga diidentikkan dengan Kaisar Cina. Selama sejarah kekaisaran Cina kemudian, kaisar adalah satu-satunya orang yang diizinkan memiliki naga di rumahnya, pakaian, atau barang-barang pribadi.

Naga biasanya diceritakan tinggal di gua, perairan yang dalam, pegunungan, dasar laut serta hutan angker. Intinya adalah semua tempat yang penuh dengan bahaya bagi manusia pada zaman kuno. Wallaahu a’lam bishawaab.

Sumber:

Discover Magazine - The Science Behind Mythical Dragons.

King Saud University - Tafsir Qurtubi.

Quranx - Tafsir Jalalayn.

Sunnah - Riyad as-Salihin.

The Morgan - Bahrām Gūr Slays a Dragon.

Theoi - Drakon Aithiopikos.

University of Chicago - Gellius
Attic Nights.

Bintang Mengeluarkan Suara Seperti Ketukan Pintu

Tanpa alat bantu, seringkali kita beranggapan bahwa langit malam dipenuhi oleh jutaan hingga miliaran bintang yang sama jenisnya. Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya. Benda langit tersebut telah menjadi bagian dari setiap kebudayaan. Umat manusia sejak zaman dahulu telah menggunakan mereka dalam praktik-praktik keagamaan, navigasi, dan bercocok tanam. Pengetahuan astronomi modern menemukan adanya bintang-bintang dengan keunikan dan karakteristik tertentu, salah satunya adalah bintang neutron.

Pulsar, bintang dengan dua kutub medan magnet yang memancarkan radiasi sinar. (Giphy)
Bintang neutron adalah bintang yang sangat kecil dan padat yang hampir seluruhnya terbuat dari neutron. Mereka adalah bintang-bintang kecil dengan diameter sekitar 20 kilometer. Benda langit ini adalah bintang terkecil dan terpadat yang diketahui ada di alam semesta. Untuk memberi gambaran seberapa padat bintang neutron adalah bahwa satu sendok teh materi dari bintang neutron memiliki bobot 6 miliar ton. Bintang neutron berputar sangat cepat, mulai dari 0,001 detik hingga 30 detik sekali putar. Di antara mereka ada yang  memancarkan sinar radiasi elektromagnetik, ada pula yang tidak. Bintang neutron yang memancarkan sinar radiasi elektromagnetik dikenal sebagai pulsar.

Dalam beberapa kasus, pulsar terdiri dari dua bintang yang berpasangan atau disebut pulsar biner. Bintang yang kedua memiliki ukuran hingga 30 kali ukuran matahari. Perbedaan dengan bintang pertama adalah bahwa bintang kedua dikelilingi oleh awan debu berbentuk cakram. Penelitian menunjukkan bahwa bintang pertama secara berkala menembus awan debu dari cakram pasangannya. Peristiwa seperti ini terjadi setiap 41 bulan sekali.

Al-Qur'an menyatakan sebagai berikut:

Demi langit dan yang datang pada malam hari. Tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu? (yaitu) Bintang yang sāqib. [Surat At-Tariq Ayat 1-3]

Sāqib secara bahasa adalah alat untuk melubangi (perforator). Dalam hal ini, sāqib adalah pulsar. Adapun objek yang dilubangi adalah awan debu berbentuk cakram. Pada ayat pertama terdapat keterangan "datang pada malam hari" yang merupakan terjemahan dari kata ṭāriq. Menurut tafsir Qurtubi, ṭāriq adalah mengetuk pintu di malam hari. Penggunaan kata ṭāriq dijumpai pada riwayat dimana Nabi Muhammad (Saw) melarang orang-orang yang sedang bepergian untuk mengetuk pintu rumah famili mereka pada malam hari.

Pulsar ternyata memang mengeluarkan suara seperti ketukan pada pintu disebabkan oleh rotasi pada bintang tersebut. Suara ketukan berasal dari permukaan dua kutub medan magnet dan dipancarkan keluar secara berkala dalam bentuk radiasi sinar; mirip seperti sorot sinar pada mercusuar. Ketika radiasi sinar pada pulsar menyapu posisi kita di bumi, kita dapat mendeteksi "denyut" atau suara ketukan. Contohnya adalah pulsar B0329+54 pada video berikut. Benda langit tersebut berada di rasi bintang Camelopardalis, sekitar 2.643 tahun cahaya dari bumi. Diperkirakan bintang ini menyelesaikan rotasinya setiap 0,71452 detik.


Berdasarkan rotasinya, pulsar dibagi menjadi dua. Pertama adalah pulsar lambat, yaitu pulsar yang memiliki rotasi yang lambat, biasanya membutuhkan waktu puluhan detik. Kedua adalah pulsar milidetik, yaitu pulsar dengan rotasi yang super cepat. Pulsar ini dapat berotasi puluhan hingga ratusan kali perdetik. Salah satu contoh pulsar milidetik adalah Vela yang terletak di Konstelasi Vela. Pulsar ini dapat berotasi 11,195 kali perdetik. Kecepatan rotasi pulsar semakin melambat seiring pertambahan usia mereka. Mereka biasanya berotasi pada kecepatan yang relatif lambat. Wallaahu a’lam bishawaab.

Sumber:

Almaany - الثَّاقِبُ

King Saud University - Tafsir Qurtubi.

Space - Powerful Pulsar Knocks Star's Block Off.

Virginia Tech - Frequently Asked Questions About Pulsars.

Al-Qur'an Membahas Tentang Atom

Hampir semua orang familiar dengan istilah atom, bagian terkecil dari materi yang masih memiliki sifat kimia. Alam semesta terdiri dari tiga jenis zat: materi normal, dark matter dan dark energy. Materi normal terdiri dari atom-atom yang membentuk bintang, planet, manusia dan setiap benda apapun yang terlihat di alam semesta. Diperkirakan terdapat 10^78 hingga 10^82 atom di alam semesta yang diketahui dan dapat diamati.

Atom terbentuk dari inti (proton dan neutron) serta elektron. (Wikimedia)
Para ilmuwan memprediksi bahwa kelak alam semesta akan runtuh dan terkompresi menjadi bola super padat yang sangat kecil. Bencana besar inilah yang kita kenal sebagai kiamat. Alam semesta kita bahkan berada pada risiko keruntuhan yang lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya. Ilmu pengetahuan tidak tahu secara pasti kapan alam semesta akan runtuh. Peristiwa itu bisa terjadi besok, bisa juga satu miliar tahun dari sekarang. Menurut simulasi, akan ada perubahan mendadak dan drastis dalam kekuatan alam semesta suatu hari yang akan membuat setiap atom di alam semesta menjadi sangat berat.

Segala sesuatu, dari butiran terkecil yang ada tanah, semua planet di tata surya hingga setiap galaksi yang terkandung di dalam alam semesta, tiba-tiba akan menjadi miliaran kali lebih berat daripada sekarang. Teori ini berpendapat bahwa peningkatan berat setiap atom yang ada di alam semesta secara tiba-tiba akan memaksa semua materi di alam semesta untuk terkompres menjadi "bola super berat, super kecil, super panas" dan akan menyebabkan alam semesta berakhir. Ilmu pengetahuan menyebut peristiwa tersebut sebagai big crunch.

Al-Qur'an menjelaskan kejadian itu sebagai berikut:

Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Bilakah terjadinya?" Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba". Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui". [Surat Al-A’raf Ayat 187]

Ibnu Katsir mengartikan
ثَقُلَتْ فِى السَّمَـوَتِ وَالاٌّرْضِ
Sebagai: berat beban pada langit dan bumi. Arti lainnya: Aku (Allah) menimbang langit dan bumi.

Setiap materi di alam semesta tersusun dari atom. Filsafat mengenai atom sudah dikenal sejak zaman Yunani kuno. (Wikimedia)
Asbab Al-Nuzul ayat di atas menurut
Ibn 'Abbas (ra) berkenaan dengan Jabal ibn Qushayr dan Shamwal ibn Zayd, yang berasal dari orang-orang Yahudi. Keduanya menemui Rasulullah (Saw) lalu berkata:' Wahai Muhammad, beri tahu kami kapan hari kiamat akan tiba, jika kamu benar-benar seorang nabi, karena kami tahu kapan waktunya akan tiba.' Maka Allah (Swt) menurunkan ayat ini ”. Menurut Qatadah (ra), asbab Al-Nuzul ayat di atas berkenaan dengan orang-orang Quraish yang menemui Rasulullah (Saw) lalu berkata: 'Di antara kita ada ikatan kekerabatan, jadi beri tahu kami kapan hari kiamat tiba?' Maka Allah (Swt) menurunkan ayat ini. Adapun menurut Abu Sa'id bin Abu Bakr al-Warraq mengatakan : “Saya mendengar Abu Musa pada hari Jumat di mimbar masjid utama Basrah mengatakan: 'Rasulullah (Saw) ditanya tentang kapan terjadi kiamat. Beliau berkata: 'Tidak ada yang tahu waktunya kecuali Allah. Dia sendiri yang akan mewujudkannya pada waktu yang tepat. Namun, aku akan memberi tahu kalian tentang tanda-tandanya dan apa yang akan terjadi sebelum itu. Akan ada banyak cobaan dan harj menjelang hari kiamat '. Mereka bertanya: "Apa arti harj, wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: 'Itu adalah bahasa Abyssinian yang berarti membunuh, mengeringkan hati orang-orang; dan bahwa seseorang dilemparkan di antara orang asing, sehingga orang-orang hampir tidak mengenal satu sama lain, mereka yang memiliki pikiran yang baik akan menghilang dan hanya sekelompok orang-orang lemah yang tersisa, yaitu mereka yang tidak tahu yang baik atau mereka yang tidak melarang kemungkaran"'.

Pemikiran mengenai atom pertama kali dipopulerkan oleh Democritus (460 – 370 BC) yang menyatakan bahwa alam semesta ini terdiri dari dua elemen, atom dan kekosongan; mereka ada dan bergerak. Menurut Democritus, atom merupakan partikel terkecil dari materi. Dia juga mengatakan bahwa atom memiliki jumlah tak terbatas.

Ada lima hipotesis mengenai atom menurut Democritus. Pertama, semua materi terdiri dari atom yang terlalu kecil untuk dilihat. Atom-atom ini TIDAK BISA lagi dibagi menjadi bagian yang lebih kecil. Kedua, ada kekosongan, yang merupakan ruang kosong antara atom. Ketiga, atom merupakan komponen padat. Keempat, atom bersifat homogen, tanpa struktur internal. Kelima, atom memiliki perbedaan dalam ukuran mereka, bentuk mereka, dan bobot mereka.

Tidak diketahui secara pasti apakah bangsa Arab mengadopsi filsafat atom dari Democritus, atau apakah mereka memiliki keyakinan sendiri mengenai adanya materi paling kecil yang menyusun setiap benda. Yahya menceritakan kepadaku bahwa Malik berkata, "Saya mendengar bahwa seorang pengemis meminta makanan pada Aisyah (ra) dan beliau memiliki beberapa buah anggur. Aisyah mengatakan kepada seseorang agar mengambil satu buah anggur (untuk diberikan kepada pengemis tersebut). Orang tersebut merasa heran. Aisyah berkata, "Apakah Anda merasa heran? Berapa banyak atom yang Anda lihat dalam buah anggur ini?" " (Muwatta Malik, Book 58, Hadith 6).

Scanning tunneling microscope. (Wikimedia)
Ukuran atom sangat kecil sehingga kita tidak dapat melihatnya dengan mata kita. Atom itu sendiri terdiri dari tiga jenis partikel kecil yang disebut partikel subatom meliputi proton, neutron, dan elektron. Untuk memberi gambaran, ukuran diameter atom sekitar 10^-15 meter.

Teknologi yang memungkinkan untuk mengamati atom dikembangkan pada tahun 1981, dikenal dengan nama
scanning tunneling microscope. Alat ini digunakan untuk melihat permukaan suatu benda yang sangat kecil. Atom bergerak lebih cepat dalam bentuk gas dibandingkan dalam bentuk zat cair dan zat padat. Dalam bentuk zat padat dan zat cair, atom-atom tersusun rapat satu sama lain sehingga tidak dapat bergerak (tidak memiliki ruang). Hal ini berbeda dengan atom dalam bentuk gas yang lebih bebas bergerak. Wallaahu a’lam bishawaab.

Sumber:

Boise State University - What Democritus Thought.

Howstuffworks - Can We See Atoms?

Quranx - Asbab Al-Nuzul.

Sunnah - Muwatta Malik.

Universe Today - How Many Atoms Are There in the Universe?

Voanews - Data Shows Universe Could Collapse Any Minute.